Download Soal Fisika SBMPTN 2015 dan Pembahasannya

iklan kape

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri telah digelar tanggal 9 Juni. Pengumumannya pada pekan pertama juli. Mungkin itu sebuah perjuangan bagi lulusan SMA baik baru lulus maupun alumni dua tahun lalu. Nah sekarang bagi pelajar yang naik kelas dua belas akan berhadapan dengan seleksi akbar masuk PTN tersebut. Untuk itu kaka persiapkan soal SMBPTN 2015 fisika dan pembahasan. Akan tetapi edisi ini hanya soal fisika terlebih dahulu. Untuk soal lainnya insya Allah akan menyusul kemudian hari di postingan berikutnya. Oh iya lupa, redaksi kalimatnya kaka rubah dikit ya tapi konsteks dan subtansi isinya sama kok. Lah kenapa diubah kak? Iya untuk menghindari deteksi kopi paste oleh google. Khawatirnya sudah ada orang lebih mempublikasikan soal tersebut, nah kakak dicap oleh mbah google plagiat hehehii. So kalimat soalnya aku otak atik dikit.Tetapi tidak semua soal SBMPTN fisika 2015 dan pembahasan kakak rubah. Hanya sebagian saja. Perubahannya pun perbeda beda, ada perubahan kalimat, urutan soalnya atau urutan pilihan jawabannya. Bila adik-adik sekalian sudah memiliki  soal aslinya bisa beda kalimat soalnya juga urutan nomornya pun beda. Jadi tidak usah bingung ya heheheeehhhe. Baik langsung aja ane berikan ulasan soal fisika SBMPTN 2015 beserta pembahasan lengkapnya. Silakan aja dipelajari serta dipahami dgn baik.

Download Soal SBMPTN Fisika 2015 Serta Pembahasannya

Pembahasan Soal SBMPTN Fisika 2015 nomor satu

Berat 100 newton dari sebuah balok terletak di atas bidang datar dr keadaan diam. Sampai pada detik t = 5s balok didorong menggunakan gaya konstan F newton sejajar bidang datar akibatnya bergerak. Bila koefisien gesek kinetik dengan bidang datar 0,2. Jika kelajuan balok pada t =5 s dua kali kelajuan saat t =10 s, besar gaya F = ………. ..newton

A.40

B.60

C.80

D.100

E.120

Dari soal diketahui:

w= 100 N (massa =10 kilo gram)

mula-mula diam (v(0) nol)

bekerja gayaa F sampai detik kelima

kelajuan saat t5 dua kali t10

Ditanyakan: nilai F?

Soal di atas mengenai konsep dinamika gerak termasuk di dalam gaya gesek. Gunakan saja hukum II Newton. Udah tau kan hukum dua newton? Sigma F =  total massa x percepatan (F=ma). Ada gaya gesek bekerja berlawanan arah gerak benda. Tentu kalian ingat bahwa gesekan, gayanya selalu brlawanan terhadap pergerakan bnda.

Gerakan benda terbagi menjadi dua yaitu ketika gaya masih bekerja (t=0 sampai t=5) serta gerak tanpa gya ( t>5, diperlambat karena ada gesekan)

Tahap 1 ( detik nol sampai 5)

Sigma F = m.a

F – fg = ma

Gimana cara hitung fg? Caranya gaya normal dikali dengan konstanta gesekan

fg = 100 x 0,2 = 20Newton

v(5)= v(0 )+at

v(5) = at

a=v(5)/5

masukin deh ke rumusnya

F- 20= 10 .v(5)/5

F = 20+ 2.v(5) ………..(cari dulu v(5) nanti masukin ke sini)

Tahap II (Gayaa sudah tak bekerja lagi)

Pake hubungan antara v(5)= dua kali v(10) atau v10= ½.v5

V(10)= v(5) + a(10-5) . Hati-hati a ini beda dgn percepatan pd tahap pertama, a=-20/10= -2 (bernilai negatif karena perlambatan oleh gesekan)

½v5= v5 -2×5

½ v5 =10

Sehingga v(5) = 20, masukin ke persamaan yang gue kasi tanda ……

F=20 + 2.v(5)

= 20+2.20

=20+40

=60 N

Jadi jawabannya adalah enam puluh newton (B)

Trik Cepat Soal SBMPTN Fisika

Sebenarnya menyelesaikan soal di atas gak perlu berpikir rumit seperti cara penyelesaian seperti itu. Cara penyelesaiannya ane di atas terlalu teoritis deh. Pasti tak sedikit diantara klian bingung. Emang ada tips trik cepatnya? Iya adaa dong, mau tau gak? Akan tetapi kalian kudu pahami konsep dasar dr GLBB.

Coba perhatikan pd tahap pertama resultan gaya =F-fg = F-20, perubahan kecepatannya 2v

Tahap kedua hanya gayya gessek aja nilainya negative = -20, delta v nya =-v

Karena F sebanding dengan delta v. Jadi bisa kita gunakan perbandingan.

Nanti akan peroleh nilai F=  60 N

Fisika SBMPTN 2015 Nomor 2 dan pembahasannya

Balok mula-mula berada dlm keadaan diam bergerak menuruni suatu bidang miring yang panjang. Bidang miring terdiri dari dua bagian, pertama licin dan bagiaan berikutnya sampai ke dasar bersifat kasar. Balok berhenti setelah bergerak beberapa lama pada bagian yg kasar. Pernyatan benar untuk peristiwa tersebut ……..

(1) W (usaha) total bekerja pada balok = nol

(2) W(usaha) gaya gravitasi bernilai positif

(3) usaha oleh gaya gesek tidak =nol

(4) usaha gaya gravitasi = perubahan energi potensial balok

Pembahasan:

Beberapa hal perlu diperhatikan pd kasus tersebut:

  • Awalnya diam (kecepatan awal =0)
  • Permukaan bidang miring terbagi 2 bagian, pertma licin, kedua kasar)
  • Beberapa saat ketika melaju pd bagian kasar, berhenti (kecepatan akhir).

Ini masuk konsep usaha energy. Ingat aja rumus-rumus usaha energi:

W= delta Ek (Ek akhir – Ek awal)

W= -delta Ep

Energi potensial ke bawah bernilai positif (searah gravitasi bumi), ke atas negatif

Usaha dilakukan oleh gaya gesek bernilai negatif.

Sekarang kita kaji soalnya

  • Benar karena W=delta Ek (kecepatan awal dan akhir bernilai nol sehingga usaha total =0)
  • Betul, searah gravitasi bumi
  • Karena (1)benar, tentu pilihan 3 jg benar, selain itu usaha gesekan ada nilainya (negatiif), tak =nol
  • Setuju, usaha juga perubahan energy potensial. Tanda ngatif pada rumu hanya menandakan arahhnya aja. Dikarenakan usaha besaran scalar, (-) tdk perlu diperhatikan

Sehingga jawabannya (1),(2),(3),(4) benar (E)

No 3 Fisika SBMPTN 2015

Jika ada dua kelereng sama (identik massanya) saling bergerak mendekat besar kelajuan keduanya sama terjadi tumbukan secara elastik, maka energi kinetik tiap kelereng akan berubah.

SEBAB

Momentum kedua kelereng selalu berlawanan.

E .Statemen-alasan salah semua.

D . hanya alasan benar

C . Hanya alasan salah

D. keduanya (pernyataan-alasan) benar tidak memiliki hubungan

E. pernyataan-alasan benar memiliki hubungan sebab akibat

Pembahasannya:

Tumbukan yg terjadi antara dua kelereng masssa identik, nilai kecepatan (kelajuannya) tetap namun arahnya berubah. Akibatnya energi kinetic tetap (ingat rumus energi kinetic = setengah masa kali kuadrat kelajuan). Dikarenakan arahnya berubah dari semula, dipastikan momentumnya berlawanan setelah bertumbukan.

No 4 Fisika 2015

Terdapat baalok plastik dimasukkan dalam sebuah bejana terisi penuh cairan. Bila balok memiliki massa jenis 1,04 g/cc serta kerapatan cairan 1,3 g/cc, nilai rasio volume cairan tumpah terhadap volume balook adalah……

3 : 5

  1. 4 : 5
  2. 5 : 4
  3. 3 : 2
  4. 2 : 1

Pembahasan SBMPTN 2015

Supaya mampu mengerjakan soal ini, kalian hrs memahami konsep hukup Archimedes. Banyak volume fluida tersedak oleh benda = volume beendaa tercelup.

Yaudah sekarang tinggal hitung pake rumus Vc/Vb = massa jenis benda/maasa jeniis cairan

=1,04/1.3 = 0,8 atau 4/5. Sehingga bisa disimpulkan perbandingannya 4:5 (jawabannya B)

Empat nomor di atas hanya sebagian contoh dari soal Fisika SBMPTN 2015. Untuk soal selanjutnya akan sya berikan di  bawah ini, tapi tetap gw rubah untuk penulisan bahasanya. Terus gimana dengan pembahasannya? He pembahasannya hanya empat sampe soal di atas aja karena gak kuat ngetik di blog ini. Yah gimana dong? Tenang aja, akan dibahas kok tapi dalam bentuk video sehingga kalian dpt pahami dgn mudah.

Nomor 5

balon diisi gas 1 liter lalu ditambahkan gas identik akibatnya volume balon menjadi satu koma dua liter. Massa gas dalam balon berubah menjadi satu setengah dari semula. Bila T gas tetap, maka perbandingan delta (pertambahan) tekanan terhadap tekanan (p) awal adalah….  ……..

A.0,75

B. 0,50

C. 0,67

D. 0,33

E. 0,25

Soal Fisika 2015 SBMPTN

Bertujuan meningkatkan n suhu mol gas ideal melalui proses isokhorik sebesar delta T dibutuhkan kalor sebesar 20nR joule (tetapan gas ideal R= 8,31). Bila gas dipanaskan pada kondisi tekanan tetap dimana pertambahan suhu sebesar  delta T, diperlukan kalor sebessar 30nR. Bila suhu mula-mula 300K, besar suhu setelah dipanaskan menjadi ……K

  1. 350
  2. 320
  3. 340
  4. 330
  5. 310

Soal SBMPTN nomer 7 tahun 2015

Bila sebuah gelombang cahaya mengenai celah ganda secara tegak lurus pada garis hubung antar celah. Andaikan jarak antara layar dan celah ganda menjadi dua kali semula, maka jarak antar pola terang berturutan akan menjadi setengah kali semula.

SEBAB

Kondisi maksimum pada interferensi percobaan Young akan terjadi jika beda deltas S gelombang cahaya = kelipatan bulat lamda.

Komentar